Lensantbnews.com, Sumbawa Barat– Program KSB Maju Perumahan tidak hanya memberikan manfaat bagi warga penerima bantuan, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha material bangunan di Kabupaten Sumbawa Barat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Disperkim KSB, Novrizal Zain Syah, yang menegaskan bahwa penggunaan material lokal menjadi prioritas dalam pelaksanaan program.
Menurut Novrizal, sebagian besar pemasok material yang terlibat dalam program merupakan toko-toko bangunan lokal. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan perputaran uang tetap berada di dalam daerah, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga oleh sektor usaha kecil menengah di KSB.
Ia menjelaskan bahwa setiap progres pembangunan rumah membutuhkan pasokan material yang cukup besar, mulai dari semen, pasir, batu, kayu, hingga perlengkapan sanitasi. Dengan tingginya kebutuhan tersebut, toko-toko material mengalami peningkatan permintaan yang cukup signifikan.
Novrizal menambahkan, kebijakan prioritas material lokal juga mempermudah proses distribusi. Dengan jarak yang dekat, pengiriman material menjadi lebih efisien dan tidak menghambat pekerjaan di lapangan. Hal ini sangat penting mengingat pembangunan rumah memiliki target waktu yang telah ditentukan.
Beberapa pemilik toko material di Taliwang dan kecamatan lainnya juga mengaku merasakan dampak positif dari program ini. Mereka menyebut penjualan meningkat sejak pembangunan rumah-rumah penerima bantuan dimulai. Bahkan, sebagian toko menambah stok untuk memenuhi kebutuhan proyek.
Selain meningkatkan pendapatan toko material, program ini turut membuka peluang kerja bagi tenaga angkut, sopir, hingga pekerja bongkar-muat. Menurut Novrizal, efek domino program perumahan sangat besar dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.
Pemerintah berharap dampak ekonomi ini dapat menjadi tambahan nilai dari pelaksanaan KSB Maju Perumahan. Dengan melibatkan banyak pelaku usaha lokal, program tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan rumah layak, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat setempat.
Novrizal juga mengapresiasi para pelaku usaha yang menjaga kualitas material sesuai standar teknis. Ia menegaskan bahwa kualitas bangunan tetap menjadi prioritas, sehingga pemasok yang bekerja sama wajib memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.
Ke depan, Disperkim berencana memperluas kerja sama dengan lebih banyak toko material di berbagai kecamatan agar distribusi semakin merata. Pemerintah ingin memastikan bahwa manfaat ekonomi dari program ini dapat dirasakan oleh pelaku usaha di seluruh wilayah KSB.
Dengan demikian, KSB Maju Perumahan bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga instrumen peningkatan ekonomi lokal. Novrizal berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus berjalan baik demi keberhasilan program pada tahun-tahun berikutnya.Ln02
