KSB-Dalam-Angka-2025-Ekonomi-Melesat-Didominasi-Tambang-Angka-Kemiskinan-Menurun-Ni-Ketut-Alit-Rahayu-Hendrayani

Lensantbnews.com, Sumbawa Barat – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk aktif mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan digelar serentak mulai Mei hingga Juli 2026.

Kepala BPS KSB, Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, menyatakan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

“Kami minta bantu sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 ke tetangga, keluarga, dan pelaku UMKM. Saat petugas datang, mohon berikan data sejujurnya. Data Anda dijamin kerahasiaannya oleh Undang-Undang Statistik,” kata Alit Rahayu saat menghadiri Forum Yasinan yang digelar Pemerintah Daerah KSB, Kamis malam (7/5).

Menurut Alit Rahayu, sensus ini akan mendata seluruh unit usaha yang ada di masyarakat, baik usaha menetap, tidak menetap, maupun usaha berbasis online. Cakupannya sangat luas, mulai dari pedagang kaki lima, warung, bengkel, kontraktor, hingga perusahaan berskala besar.

“Semua usaha akan didatangi, kecuali sektor pertanian yang sudah tercakup dalam Sensus Pertanian. Tujuannya untuk memotret struktur ekonomi masyarakat terkini,” jelasnya.

Dua Tahap Pendataan

Penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi usaha menengah dan besar yang akan didata secara daring melalui website resmi BPS.

Sementara tahap kedua ditujukan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Petugas sensus akan turun langsung mendatangi warga secara door to door, termasuk mendatangi bangunan usaha seperti kios dan toko.

“Petugas sensus nantinya akan turun mendatangi langsung dari rumah ke rumah warga. Begitu juga untuk bangunan khusus seperti kios dan toko pasti dikunjungi,” ujar Alit Rahayu.

Pastikan Petugas Resmi

Untuk menghindari penipuan, masyarakat diminta waspada dan memastikan identitas petugas. Setiap petugas sensus akan dilengkapi tanda pengenal resmi, rompi, serta surat tugas dari BPS. Masyarakat diminta tidak sungkan untuk meminta bukti tersebut.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi bahan utama bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, Alit Rahayu kembali menekankan pentingnya kejujuran dalam memberikan data.

“Jadi kalau ada petugas yang datang, Bapak Ibu dijawab jujur. Jangan ada yang disembunyikan, toh tidak ada data penting yang akan diminta oleh petugas,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Forum Yasinan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah efektif untuk menyebarluaskan informasi mengenai Sensus Ekonomi 2026 kepada seluruh lapisan masyarakat. Ln

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *