Lensantbnews.com, Sumbawa Barat – Menunjukkan kepedulian yang nyata terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Program KSB Maju Sosial terus menyalurkan bantuan sosial secara merata ke seluruh wilayah kabupaten. Program ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga masa depan generasi penerus bangsa agar tetap penuh harapan.
Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 1.606 anak yatim piatu di delapan kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Barat. Penyaluran bantuan tersebar dengan rincian sebagai berikut:
- Kecamatan Taliwang: 636 penerima (tertinggi)
- Kecamatan Brang Rea: 206 penerima
- Kecamatan Seteluk: 199 penerima
- Kecamatan Poto Tano: 157 penerima
- Kecamatan Maluk: 128 penerima
- Kecamatan Jereweh: 119 penerima
- Kecamatan Sekongkang: 88 penerima
- Kecamatan Brang Ene: 73 penerima
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang mengasuh anak yatim piatu, sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Banyak anak-anak ini sebelumnya menghadapi kesulitan dalam mengakses pendidikan dan kebutuhan sehari-hari. Melalui program ini, Pemkab Sumbawa Barat ingin menyampaikan pesan kuat: tidak ada satu pun anak di Bumi Pariri Loka yang boleh tertinggal.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, H. Drs. Kamaluddin, S.Kep.MM, menyatakan bahwa program KSB Maju Sosial merupakan bagian penting dari visi pembangunan manusia yang inklusif.
“Anak yatim piatu adalah amanah bagi kita semua. Mereka bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga tanggung jawab negara dan seluruh masyarakat,” ujarnya, Selasa (12/5).
Lebih dari sekadar bantuan sesaat, program ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi tumbuh kembang anak-anak yatim piatu. Dengan dukungan yang berkelanjutan, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berpendidikan, berakhlak mulia, dan penuh percaya diri.
Keberhasilan Program KSB Maju Sosial ini menjadi bukti bahwa kepedulian pemerintah daerah yang sungguh-sungguh mampu membawa perubahan nyata bagi kelompok masyarakat rentan. Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain untuk terus meningkatkan perhatian terhadap masa depan anak-anak yatim piatu di Indonesia.
