Benete– Bupati Kabupaten Sumbawa Barat menghadiri acara panen padi organik yang digelar di demplot pertanian binaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Desa Benete, Kecamatan Maluk. Acara ini menjadi momentum penting dalam program pengembangan pertanian organik yang sedang dijalankan perusahaan untuk mendukung masyarakat petani setempat.
Selain Bupati, acara turut dihadiri oleh Vice President Policy and Permitting serta Vice President Social Impact PT AMMAN yang mewakili manajemen perusahaan. Kehadiran pimpinan tinggi AMMAN menunjukkan komitmen kuat perusahaan terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pertanian berkelanjutan.
Panen padi organik ini merupakan hasil dari Program Pengembangan Pertanian Organik dengan pendekatan System of Rice Intensification (SRI) Organik. Program ini melibatkan puluhan petani dari Desa Benete dan Desa Maluk, dengan fokus pada peningkatan kapasitas teknis petani serta pengelolaan lahan yang ramah lingkungan tanpa ketergantungan berlebih pada pupuk dan pestisida kimia.
Dalam kesempatan tersebut, Priyo Prasetyo Purnomo selaku perwakilan AMMAN menyampaikan bahwa program SRI Organik di Kecamatan Maluk merupakan upaya nyata perusahaan untuk memberdayakan masyarakat petani.
“Program SRI Organik di Kecamatan Maluk adalah upaya kami untuk mendukung masyarakat petani Kecamatan Maluk memiliki kapasitas teknis dan kelembagaan yang kuat. Mendukung kemampuan menekan biaya produksi hingga mendapatkan hasil pertanian atau produktivitas yang lebih besar. Kami berharap program ini dapat memberikan pengetahuan baru mengenai pertanian organik dan dapat diperluas jangkauan dan capaiannya ke depan,” ujar Priyo Prasetyo Purnomo. Kamis, (30/4).
Menurutnya, melalui program ini petani diajarkan teknik budidaya yang lebih sehat, termasuk pengelolaan ekologi tanah, peran mikroba tanah, serta pembuatan input pertanian organik secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional AMMAN.
Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif PT Amman yang tidak hanya berfokus pada kegiatan pertambangan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurut Bupati, pertanian organik memiliki prospek cerah karena produknya yang lebih sehat dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasar.
Acara panen diakhiri dengan peninjauan langsung area demplot padi yang menguning serta diskusi interaktif antara petani binaan, perwakilan perusahaan, dan pemerintah daerah. Para petani melaporkan bahwa tanaman padi organik menunjukkan ketahanan yang baik terhadap hama dan potensi hasil yang memuaskan.
Program pertanian organik binaan PT Amman ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat. Ke depan, AMMAN berencana memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak petani yang dapat merasakan manfaatnya, sekaligus menciptakan model pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.LN
