file (1)

Lensantbnews.com, Brang Rea— Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., memimpin kunjungan kerja langsung ke Posyandu Tepas D, Desa Tepas, wilayah UPTD Puskesmas Brang Rea. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S).

Kegiatan yang berlangsung melibatkan seluruh jajaran Dinas Kesehatan, tim Puskesmas Brang Rea, pemerintah desa, kader Posyandu, serta ratusan sasaran dari berbagai siklus hidup  mulai dari ibu hamil hingga balita.

dr. Carlof melakukan monitoring menyeluruh terhadap seluruh rangkaian pelayanan Posyandu. Mulai dari pemeriksaan ibu hamil, penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, hingga pencatatan dan pelaporan. Tujuannya jelas: memastikan setiap intervensi tepat sasaran dan berkualitas. Selasa, (12/5)

“Melalui monitoring ini kita ingin memastikan seluruh pelayanan Posyandu berjalan maksimal, seluruh sasaran hadir dan mendapatkan intervensi yang tepat, sehingga upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sumbawa Barat dapat terlaksana secara optimal,” tegas dr. Carlof.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci

Dalam dialog langsung dengan kader Posyandu dan kelompok sasaran, Kepala Dinas Kesehatan menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas sektor kesehatan semata. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah desa, kader, PKK, PLKB, keluarga, dan seluruh masyarakat.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama. Tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Selain monitoring, tim juga meninjau pengisian Buku KIA, memeriksa administrasi pencatatan, serta meningkatkan kapasitas kader Posyandu. Dinas Kesehatan juga terus mendorong transformasi Posyandu menjadi New Posyandu yang lebih kuat, sesuai dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), agar mampu melayani masyarakat sepanjang siklus hidup secara lebih optimal.

Menuju Generasi Bebas Stunting

Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Dengan pendekatan yang masif dan terpadu, diharapkan angka stunting di wilayah ini terus menurun signifikan.

Kunjungan kerja dr. Carlof ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius mendukung Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat. Melalui upaya berkelanjutan ini, Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.Ln

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *