Lensantbnews.com, Mataram – Bupati Sumbawa Barat mempresentasikan program unggulan Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) Layanan Kesehatan di hadapan peserta Semiloka Nasional ADINKES 2026. Presentasi ini dilakukan secara virtual dan mendapat perhatian sebagai salah satu inovasi pelayanan kesehatan berbasis keluarga.
Semiloka Nasional Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) 2026 berlangsung dari 28 April hingga 1 Mei 2026 di Hotel Lombok Raya, Mataram. Forum ini menjadi ajang penting bagi para kepala daerah dan dinas kesehatan se-Indonesia untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam paparannya, Bupati Sumbawa Barat menjelaskan bahwa Program KSB Maju Kesehatan dirancang dengan pendekatan berbasis keluarga dan memanfaatkan teknologi digital. Melalui Kartu KSB Maju, data masyarakat terintegrasi sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih tepat sasaran, cepat, dan mudah diakses.
Beberapa inovasi yang sudah dijalankan antara lain:
Layanan TRC Ambulans berbasis Puskesmas yang siap merespons cepat kebutuhan masyarakat.
Bantuan pendamping pasien bagi warga yang dirujuk ke rumah sakit.
Fasilitasi pemulangan jenazah sebagai bentuk layanan kemanusiaan.
“Program ini kami buat agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan merata, mulai dari tingkat Puskesmas hingga rujukan,” ujar Bupati.
Selain fokus pada pelayanan pengobatan, Bupati juga menyampaikan strategi pengendalian tembakau yang dilakukan dengan pendekatan keluarga. Edukasi dilakukan langsung dari rumah ke rumah, termasuk pendataan perilaku merokok, pemberian penghargaan bagi rumah tangga bebas asap rokok, serta pendampingan bagi perokok yang ingin berhenti merokok.
Upaya ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk membangun masyarakat yang lebih sehat secara menyeluruh, baik dari sisi pengobatan maupun pencegahan.
Partisipasi dalam Semiloka ADINKES 2026 ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Sumbawa Barat, serta membuka peluang kerjasama dengan daerah lain dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.Ln
