Unknown

Lensantbnews.com, Sumbawa Barat–Senin pagi, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 09.30 WITA, suasana di RT 007/RW 003, Dusun Padak Baru, Desa Labuhan Kertasari, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, tiba-tiba berubah. Asap mengepul, api menjalar, dan sebuah rumah milik Ibu Sarifa dilalap kobaran api yang diduga berasal dari percikan listrik.

Saat musibah terjadi, Ibu Sarifa sedang berada di rumah tetangga. Berkat keberadaannya di luar rumah, ia sempat segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar). Respons cepat itu menjadi penentu. Api berhasil dipadamkan, dan yang lebih penting, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, di balik rasa syukur karena tidak ada nyawa yang hilang, kerugian material tetap terasa. Rumah yang semula menjadi tempat berlindung kini menyisakan puing dan kebutuhan mendesak. Di titik inilah kehadiran Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat menjadi lega bagi keluarga terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian, Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada Ibu Sarifa dan keluarga. Bantuan yang diberikan meliputi makanan, Family Kit, kasur, selimut, baju sandang dewasa, dan tenda gulung. Bantuan sederhana namun menyentuh kebutuhan paling mendasar di saat krisis.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, Andy Suwandy, menyampaikan kepada lensantbnew.com, Senin (24/8), bahwa respons cepat merupakan bagian dari komitmen institusi.

“Kami ingin memastikan bahwa warga yang terdampak bencana tidak merasa sendirian. Bantuan yang kami berikan diharapkan dapat meringankan beban Ibu Sarifa dan keluarga dalam menghadapi musibah ini. Dinas Sosial terus berkomitmen hadir memberikan pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Andy.

Kebakaran di Dusun Padak Baru menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja, tanpa permisi. Namun di sisi lain, kejadian ini juga memperlihatkan bahwa kepedulian dan respons cepat mampu menjadi penopang di saat paling sulit. Dari panggilan darurat Ibu Sarifa hingga kedatangan bantuan Dinas Sosial, rangkaian peristiwa itu menunjukkan satu hal: di tengah musibah, kebersamaan tetap menjadi kekuatan.

Semoga bantuan yang disalurkan dapat menjadi awal pemulihan bagi keluarga Ibu Sarifa, dan semoga rumah baru yang lebih aman segera bisa dibangun kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *