1780807560235

Lensantbnews.com, Sumbawa Barat – Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang ingin mengurus bantuan sosial kini tidak perlu lagi pusing dengan proses yang ribet dan lama. Dinas Sosial (Dinsos) KSB telah meluncurkan sistem loket terintegrasi sejak awal tahun 2026. Sistem ini membuat pelayanan jauh lebih cepat dan mudah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat H.Ns. Kamaluddin, S.Kep., MM, mengatakan dalam wawancara bahwa pihaknya telah menata ulang seluruh sistem pelayanan. Semua petugas  mulai dari pengelola data, operator, hingga petugas administrasi  sekarang bekerja dalam satu alur yang saling terhubung.Jum’at, (5/6).

“tujuannya agar waktu pelayanan lebih singkat dan antrean masyarakat bisa diminimalisir,” jelas Kamaluddin.

Sekarang pelayanan dibagi menjadi tiga loket:

Loket 1: Melayani pengaduan, pembuatan surat keterangan, dan rekomendasi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Loket 2 dan 3: Khusus melayani kelompok rentan yang butuh penanganan cepat.

Selain itu, Dinsos juga menyediakan ruang tunggu yang lebih nyaman bagi kelompok prioritas, seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan balita.

“Fasilitas ini kami siapkan agar kelompok prioritas bisa mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman,” ujar Kamaluddin.

Data Dicek Langsung ke Lapangan

Perbaikan tidak hanya dilakukan di kantor. Tim Data dan Informasi (Datin) Dinsos aktif turun ke desa-desa untuk memeriksa kebenaran data penerima bantuan. Baru-baru ini, mereka melakukan verifikasi langsung di Kecamatan Sekongkang.

Menurut Kamaluddin, pengecekan lapangan ini sangat penting agar bantuan benar-benar diberikan kepada yang berhak. Dengan begitu, tidak ada yang salah sasaran.

Santunan Kematian Bisa Cair Cepat

Salah satu manfaat nyata dari sistem baru ini adalah pencairan santunan kematian (uang duka). Jika semua berkas sudah lengkap, dana bisa langsung cair di hari yang sama. Paling lama hanya butuh tiga hari kerja jika ada proses pencairan anggaran dari kas daerah.

Capaian Penyaluran Bantuan

Hingga awal Juni 2026, penyaluran bantuan sosial triwulan kedua berjalan lancar. Berikut jumlah penerima yang sudah terbantu:

1.839 lansia

1.610 anak yatim

1.486 penyandang disabilitas

1.402 warga miskin ekstrem

Sementara untuk santunan kematian, sudah 432 orang yang menerima dari target sekitar 800 penerima per tahun. Dinsos menilai capaian ini masih sesuai rencana.

Dengan perubahan ini, Dinsos KSB berharap masyarakat semakin mudah mengakses bantuan sosial. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk melayani rakyat dengan lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran.Ln

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *