Lensantbnews.com, Sumbawa Barat-Asap mungkin sudah padam, namun jejak kehilangan masih terasa di hati para penyintas. Di Kelurahan Telaga Bertong dan Kelurahan Bugis, beberapa keluarga masih menatap puing-puing rumah yang semalam masih utuh. Di tengah kesedihan itu, kehadiran Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat menjadi lega yang dinanti.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana kebakaran, Dinas Sosial melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Penyaluran ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya nyata memastikan kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Data mencatat, di Kelurahan Telaga Bertong terdapat 6 Kepala Keluarga atau 24 jiwa yang terdampak. Sementara di Kelurahan Bugis, 1 Kepala Keluarga dengan 6 jiwa mengalami nasib serupa. Total 30 jiwa yang tiba-tiba harus memulai kembali dari titik nol.
Bantuan yang disalurkan disusun berdasarkan hasil asesmen lapangan. Ada paket permakanan untuk kebutuhan selama tujuh hari, bantuan sandang bagi anak dan dewasa, terpal, perlengkapan tidur, perlengkapan makan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Semua itu hadir sebagai jembatan kecil agar para penyintas tidak semakin terpuruk.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Ns. H. Kamaluddin, S.Kep., bersama Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, didampingi Tagana dan Fordam. Kehadiran mereka di lokasi bukan hanya membawa barang, tetapi juga pesan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam.
Kepada lensantbnew.com, Selasa (7/7), Ns. H. Kamaluddin menyampaikan bahwa respons cepat merupakan bagian dari komitmen Dinas Sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendirian. Bantuan logistik ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Di balik setiap paket yang diserahkan, tersimpan harapan agar keluarga-keluarga tersebut perlahan bisa menata kembali kehidupan. Karena di saat api melahap harta benda, yang paling dibutuhkan bukan hanya materi, melainkan kepastian bahwa mereka masih dipedulikan.
Melalui langkah ini, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat sekali lagi menegaskan perannya sebagai garda terdepan perlindungan sosial. Di tengah musibah, kehadiran pemerintah yang cepat dan tepat menjadi cahaya kecil yang menuntun para penyintas untuk bangkit kembali.Ln
