Lensantbnews.com, Seteluk– Pendidikan seyogianya mampu menuntun kodrat anak, baik kodrat alam maupun kodrat zaman. Kodrat alam siswa harus dikenalkan dengan identitas diri melalui budaya dan adat istiadat setempat, serta memahami karakter lokal untuk mengolah rasa. Sementara itu, kodrat zaman mengharuskan anak tumbuh dan berkembang mengikuti perkembangan serta perubahan zaman yang terus bergerak.
Semangat tersebut disampaikan dalam kegiatan Kamis Budaya yang digelar di SMP Negeri 5 Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal kepada siswa-siswi agar mereka tetap mengenal akar budayanya di tengah arus globalisasi.
Dwi Sagita Angriuni, S.Pd., selaku kepala Sekolah dalam kegiatan tersebut, menyampaikan harapannya agar kegiatan Kamis Budaya dapat memberikan dampak positif bagi para siswa.
“Semoga dengan kegiatan Kamis Budaya ini, siswa-siswi SMPN 5 Seteluk bisa mengangkat harkat dan martabat budaya Tanah Samawa,” ujar Dwi Sagita Angriuni, S.Pd., Kamis (30/4).
Menurutnya, pendidikan yang seimbang antara kodrat alam dan kodrat zaman sangat penting. Siswa tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus memiliki kebanggaan terhadap identitas budaya lokalnya. Melalui kegiatan rutin seperti Kamis Budaya, diharapkan siswa dapat lebih menghargai adat istiadat Sumbawa, memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, serta mampu mengintegrasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Kamis Budaya di SMPN 5 Seteluk biasanya diisi dengan berbagai aktivitas seperti pembelajaran seni dan budaya Samawa, penampilan pakaian adat, tari tradisional, serta diskusi tentang nilai-nilai lokal. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda di Seteluk semakin mencintai dan mampu melestarikan budaya Tanah Samawa, sekaligus siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
SMPN 5 Seteluk yang berlokasi di Desa Rempe, Kecamatan Seteluk, terus berupaya menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal.Ln
